Tips dan Trik Jitu Beli Obat Secara Online

Pertanyaan yang sering muncul dibenak kita saat hendak membeli obat-obatan secara online adalah bagaimana cara mendapatkan obat-obatan yang asli dan aman untuk dikonsumsi. Apakah semua obat-obatan yang beredar itu sudah memiliki izin resmi dari pemerintah? Atau malah obat-obatan tersebut adalah obat-obatan yang dijual oleh oknum tidak bertanggung jawab secara ilegal dan sangat berbahaya apabila kita tidak sengaja mengkonsumsinya. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, marilah kita simak bersama tips dan trik jitu cara beli obat secara online berikut.

Akhir-akhir ini sedang marak kasus yang disebabkan oleh beberapa oknum yang sengaja menjual remdesivir di beberapa marketplace. Tindakan tidak bertanggungjawab ini sangatlah membahayakan, karena remdesivir yang merupakan obat bagi pasien positif COVID-19 ini sebenarnya tidak dijual secara bebas. Melainkan, obat terapi ini hanya diperuntukkan bagi rumah sakit tempat pasien positif COVID-19.

Remdesivir yang termasuk dalam obat keras ini hanya diperbolehkan untuk diberikan kepada pasien positif COVID-19 yang sudah berada dalam kondisi parah dan kritis. Penggunaan obat remdesivir ini tidaklah diperuntukkan bagi pasien positif COVID-19 yang bergejala ringan atau bahkan tidak menunjukkan gejala apapun. Dr. Devia Irine Putri mengatakan bahwa penggunaan yang sembarangan tanpa ada resep dan rujukan dari dokter tentu saja dapat membahayakan nyawa orang banyak. Tidak hanya remdesivir yang berperan sebagai obat anti virus, obat lainnya seperti antibiotic, kortikosteroid, dan masih banyak lainnya harusnya tidak boleh dibeli secara bebas. Terdapat beberapa ciri khas dari obat-obatan yang hanya boleh dikonsumsi atas resep dan pengawasan dokter, salah satu diantaranya yang mudah untuk dikenali kita sebagai orang awam adalah logo merah dengan huruf K pada kemasan obat.

Trik dan Tips Jitu Aman Beli Obat Online

Semakin maraknya obat-obatan palsu yang dijual bebas secara online membuat kita harus lebih pintar dan jeli membedakan mana obat-obatan yang asli dan yang palsu. Seperti yang diungkapkan oleh dr. Devia, sebagai konsumen kita akan sangat dirugikan apabila mendapatkan obat yang palsu, selain berbahaya pada tubuh, keberadaan obat palsu akan sangat menguntungkan oknum jahat yang tidak bertanggungjawab. dr. Devia juga sangat menyarankan agar sebaiknya kita membeli obat dengan logo hijau dan biru pada kemasannya. Berikut merupakan tips dan trik jitu saat beli obat online:

  • Hal utama yang harus kita perhatikan ketika akan beli obat online adalah tempat dimana kita akan membeli obat. Sangat disarankan untuk beli obat online di kefarmasian resmi dan sarana kesehatan yang memiliki fasilitas untuk beli obat secara online atau memilih marketplace dengan jaminan orisinalitas produk-produk yang dijualnya.
  • Kemudian, kita harus memperhatikan dengan jeli bentuk kemasan obat saat diterima, apakah obat yang kita pesan masih tersegel dengan baik atau tidak. Selain itu, kita juga harus memastikan bahwa obat yang kita terima masih dalam keadaan bagus, tidak kedaluwarsa dengan melihat tanggal kedaluwarsa di kemasan atau label obat.
  • Tips berikutnya adalah mengecek apakah obat tersebut sudah berizin resmi dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) atau tidak. Sebagai konsumen yang cerdas dan cermat sangat disarankan hanya untuk beli obat dengan label BPOM.
  • Hal yang tidak kalah pentingnya adalah jangan mudah terkecoh dengan harga yang terpaut jauh dengan harga di pasaran. Kamu patut curiga jika harga yang ditawarkan sangat berbeda jauh dengan harga pasaran obat tersebut. Besar kemungkinan toko online tersebut menjual obat-obatan oplos dan palsu. Karena harga obat-obatan yang asli tidak akan terpaut sangat jauh dari harga pasaran.

Kamu dapat mengkonsultasikan keluhan yang dialami sebelum beli obat secara online pada dokter dengan menggunakan layanan LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>